PERUBAHAN ZAMAN, KUATKAN IMAN

ZAMAN BOLEH BERUBAH, IMAN HARUS TETAP DIKUATKAN

OLEH : Andri Kurniawan, S.Pd., M.Pd 

Majalah MQ Times Edisi 21 kali ini mengangkat Tema Gejolak Zaman Kuatkan Iman dimana dalam beberapa tahun terakhir ini, kita telah menghadapi berbagai gejolak yang mempengaruhi kehidupan di seluruh dunia. Termasuk efek dari konflik Palestina Israel, Rusia Ukraina dan lain sebagainya. Konflik global yang seakan tak berkesudahan ini, membuat dunia termasuk Indonesia mengalami titik nadir dalam kebijakan nasional maupun lokal. Terutama ekonomi. Tidak hanya soal perang, ada banyak gejolak zaman beberapa tahun terakhir dimana kita diuji sejauh mana iman kita tetap survive menghadapi itu semua. Lho? Apa hubungan iman dengan gejolak zaman? Dalam konteks keislaman, iman merupakan ‘software’ utama seorang muslim. Ia bisa tumbuh kembang mengikuti arus lingkungan dan dinamika zaman. 

Lihatlah, dari mulai Pandemi COVID-19, perubahan iklim dan bencana alam, konflik internasional, kemajuan teknologi dan AI, perubahan ekonomi serta pasar kerja, perubahan sosial dan gerakan hak asasi semua gejolak-gejolak ini menunjukkan bahwa dunia sedang berada dalam masa transisi yang penuh tantangan dan peluang.

Kita belajar pada Pandemi COVID-19 yang tidak hanya menghajar krisis kesehatan global, tetapi juga berdampak besar pada ekonomi, pendidikan, dan hubungan sosial. Banyak negara mengalami resesi, dan banyak orang harus beradaptasi dengan gaya hidup baru, seperti bekerja dari rumah dan belajar online. Vaksinasi dan protokol kesehatan menjadi sorotan, namun dampak jangka panjangnya masih terasa hingga saat ini. Perubahan Iklim dan bencana alam seperti kebakaran hutan, banjir, dan gelombang panas telah meningkat, memicu lebih banyak perhatian terhadap perubahan iklim. Negosiasi global dalam konferensi iklim seperti COP26 dan COP27 telah menyoroti komitmen untuk menurunkan emisi karbon, namun implementasi dan efeknya masih dalam proses.

Konflik ketegangan internasional antara negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China dalam hal perdagangan dan teknologi berdampak pada ekonomi global. Selain itu, konflik di Ukraina juga mengakibatkan ketidakstabilan politik di Eropa, memperlambat pasokan energi, dan menaikkan harga pangan di seluruh dunia. Ditambah Kemajuan Teknologi dan Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah banyak sektor seperti kesehatan, manufaktur, dan pendidikan. Walau inovatif, kemajuan ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang lapangan kerja manusia, privasi, dan etika. Teknologi seperti ChatGPT dan alat-alat berbasis AI lainnya terus berkembang pesat. 

Gejolak zaman berikutnya tentang pasar kerja semakin fleksibel dan berbasis digital, dengan banyak pekerjaan yang dapat dilakukan dari mana saja. Namun, kondisi ekonomi dunia yang berfluktuasi menyebabkan inflasi di beberapa negara dan kesenjangan ekonomi yang meningkat. Banyak negara juga mulai mengadopsi mata uang kripto dan lain sebagainya. 

Ini adalah masa akhir zaman, yang akan membuat iman kita diuji penuh dengan tantangan-tantangan. Sebagai kader pesantren, kita harus siap dengan semua itu. Melaju progresif dengan membuktikan diri dengan ilmu, prestasi dan karya. Dengan gemblengan gejolak zaman yang sudah sedemikian rupa, rasa-rasanya iman kita harus tetap kokoh, tangguh dan berdiri tegak untuk menyongsong dunia penuh gegap gempita.  

Ikuti Edisi selanjutnya dapat di baca di Aplikasi Google Play Book, Link dibawah ini :

MAJALAH MQ TIMES EDISI 21

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *