Salam Redaksi
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Alhamdulillahi robbil ‘alamin, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga Majalah MQ Times kembali hadir dengan Edisi 25 bertema Pesantren Sehat, Santri Nyaman, Hidup Aman. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan tanggung jawab bagi setiap pengelola pesantren, kyai, santri, dan masyarakat muslim. Di era modern yang penuh tantangan seperti pandemi, polusi, dan ancaman digital, pesantren harus menjadi laboratorium hidup sehat berbasis Al-Qur an—tempat santri tak hanya hafal Al-Qur’an, tapi juga kuat jasmani, nyaman psikis, dan aman dari segala marabahaya.
Edisi istimewa ini dimulai dari ajaran mulia Rasulullah SAW: “Sesungguhnya jasadmu memiliki hak atasmu” (HR. Bukhari-Muslim). Hadits ini menegaskan bahwa tubuh adalah amanah Allah yang wajib dijaga, bukan untuk dilalaikan. Di pesantren, rutinitas shalat berjamaah, olahraga ringan, pola istirahat, dan menjaga menu makan menjadi hal pokok yg wajib diperhatikan, sehingga santri tumbuh sehat, tangguh, dan tenang.
Nabi SAW bersabda : “Kami adalah kaum yang tidak makan hingga lapar dan apabila makan tidak memakan secara berlebihan sehingga meninggalkan dua pertiga untuk makanan, minuman, dan napas” (HR. Bukhari). Prinsip satu pertiga ini bukan diet ala Barat, tapi resep abadi untuk metabolisme optimal, mencegah obesitas, dan menjaga energi untuk Menghafal serta belajar. Banyak pesantren kini terapkan ini melalui menu santri berbasis gizi seimbang, hasilnya: santri nyaman belajar tanpa lemas atau sakit perut.
Tak ketinggalan, aspek keselamatan yang krusial di pesantren ramai menjadi trending akhir-akhir ini. Rasulullah SAW ajarkan: “Barangsiapa yang pagi atau petang hari memohon perlindungan kepada Allah dari keburukan yang ada pada dirinya, maka ia akan terlindungi hingga petang atau pagi” (HR. Tirmidzi). Doa sederhana ini, dikombinasikan CCTV modern, edukasi anti-bullying, dan pencegahan radikalisme online, dan menciptakan lingkungan aman— dapat membuat santri fokus ibadah, belajar dan tumbuh dipesantren tanpa khawatir.
Semoga Edisi 25 ini menjadi wasilah keberkahan, menginspirasi gerakan pesantren sehat nasional. Mari wujudkan pesantren idaman: sehat rohani-jasmani, santri bahagia, hidup aman dibawah naungan pesantren.
Selamat membaca dan mengamalkan, semoga bermanfaat serta menambah keimanan kita semua!
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
